(451 total kata pada text ini)
KETERGANTUNGAN
YANG MEREPOTKAN
Jika
Anda pernah menderita ketergantungan terhadap sesuatu, misalnya rokok
atau obat, Anda tentu merasakan sulit untuk menghindarinya, meskipun
Anda tahu ketergantungan itu buruk. Demikian pula di bidang software
komputer, Anda akan repot bila telah menderita ketergantungan
terhadap software tertentu. Anda sadar salah, namun sulit menghindar
karena satu dan lain hal.
Salah
satu penyebab ketergantungan adalah adanya pihak lain yang tidak
memberi alternatif kepada Anda. Sekadar contoh, Anda nasabah yang
merasakan baiknya pelayanan sebuah bank. Namun setiap Anda akan
mengakses layanan internet banking bank itu, Anda harus menggunakan
IE (Internet Explorer), alias Anda mengalami ketergantungan terhadap
IE. Contoh kedua, Anda pelanggan sebuah perusahaan jasa penerbangan.
Untuk melihat jadwal penerbangan atau memesan tiket melalui website
perusahaan itu, Anda dipaksa pula pakai IE.
Dua
contoh ketergantungan di atas masih dapat diatasi, misalnya dengan
menjalankan IE melalui program perantara, Wine. Anda dapat mendowload
dan menginstal ies4linux untuk itu. Jika Wine dan IE gagal
mengkases web-web itu, masih ada alternatif yang belum tentu mudah
bagi Anda, yakni berganti langganan jasa bank atau penerbangan.
Ketergantungan
menjadi sangat buruk jika benar-benar tidak ada alternatif. Contoh
kasus ini adalah perusahaan yang ingin melaporkan pembayaran pajak
dengan e-SPT. Saat ini, e-SPT hanya dapat dijalankan dengan MS
Windows. Itu artinya pemerintah pembuat e-SPT memaksa perusahaan
penggunanya membeli MS Windows, karena perusahaan yang baik pasti
ingin membayar pajak dan tidak ingin menggunakan software secara
tidak legal. Akhirnya bisa sangat merepotkan, misalnya Anda membeli
lisensi MS Windows yang sangat mahal dibandingkan biaya mendapatkan
Linux, atau Anda membuat laporan pajak tidak menggunakan komputer.
Ketergantungan
lainnya berhubungan dengan hardware. Misalnya Anda membeli printer
yang hanya menyediakan driver untuk MS Windows. Jika distro Linux
Anda tidak berhasil menggunakan printer itu, ada dua alternatif
solusi. Pertama, membeli driver yang tidak open source, misalnya
TurboPrint. Kedua, menukar tambah printer itu dengan printer yang
Linux Ready.