Local
Printer pada Diskless System
Setelah Anda selesai
melakukan setting Diskless Server dan Diskless Client, selanjutnya
Anda bisa melakukan setting aplikasi lokal. Pada artikel kali ini,
kita akan melakukan setting printer lokal yang terpasang pada
Diskless Client.

Tulisan di bawah ini
merupakan lanjutan dari pembahasan K12LTSP di majalah dan buku mini
InfoLINUX tentang Diskless System, sekaligus jawaban dari pertanyaan
pembaca seputar masalah setting printer lokal pada Diskless Client.
Untuk melakukan
setting printer lokal, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
Anda jalankan
Diskless Server.
Selanjutnya,
Anda masuk ke konsol dengan mengetikkan sintaks perintah:
[Ctrl] +[Alt] + F1
Pada konsol,
lakukan login sebagai root .
login: root
Password: password (ganti dengan pasword Anda)
Anda
juga bisa menjadi root, pada saat Anda login sebagai user
biasa atau pada waktu menggunakan X Window, dengan mengetikkan
sintaks perintah pada konsol sebagai berikut:
[user@localhost:~] $ su -l root
Password: (isi dengan password
root Anda)
Pastikan Anda
sudah melakukan instalasi Local_Apps .
Pada
K12LTSP, secara default file local_apps sudah diikutsertakan. Anda
tinggal mengaktifkannya, yang akan kita bahas pada bagian berikutnya,
pada artikel ini.
Pindah ke
direktori /opt/ltsp/i386/etc Selanjutnya,
Anda menuju ke direktori /opt/ltsp/i386/etc,
dengan mengetikkan sintaks perintah sebagai berikut:
[root@localhost:~] # cd /opt/ltsp/i386/etc
Edit file
lts.conf Edit file lts.conf
dengan editor kegemaran Anda. Pada contoh ini, kami menggunakan
'vi', ketikkan sintaks perintah sebagai berikut:
[root@localhost:~] # vi lts.conf
Selanjutnya,
Anda bisa melihat isi dari file lts.conf,
seperti berikut ini:
#
# Config file for the Linux Terminal Server Project (www.ltsp.org)
#
[Default]
SERVER = 192.168.0.254
XSERVER = auto
X_MOUSE_PROTOCOL = "PS/2"
X_MOUSE_DEVICE = "/dev/psaux"
X_MOUSE_RESOLUTION = 400
X_MOUSE_BUTTONS = 3
USE_XFS = N
LOCAL_APPS = Y
RUNLEVEL = 5
[ws001]
USE_NFS_SWAP = Y
SWAPFILE_SIZE = 48m
RUNLEVEL = 5
[ws002]
XSERVER = XF86_SVGA
LOCAL_APPS = N
USE_NFS_SWAP = Y
SWAPFILE_SIZE = 64m
RUNLEVEL = 3
Pengaktifan
Local Application
Lakukan
perubahan pada kalimat LOCAL_APPS, menjadi sesuai dengan
contoh berikut ini:
LOCAL_APPS = Y
Penambahan
parameter Lakukan penambahan parameter pada kolom [Default]sebagai
berikut:
Kalimat
di atas merupakan device pertama dari printer. Nama device seperti:
/dev/lp0', /dev/ttyS0 atau /dev/ttyS1 diijinkan.
Merupakan
jenis dari printer. Untuk pilihan yang tepat adalah 'P' untuk
Parallel, dan 'S' untuk Serial.
Nomor
port TCP/IP yang digunakan. Secara default, biasanya menggunakan port
'9100'.
Jika
printer Anda merupakan printer serial, konfigurasi ini untuk
menentukan kecepatan (baud rate). Secara default, kecepatan yang
digunakan adalah '9600'.
Digunakan
pada jenis printer serial, alur kontrol yang digunakan lebih terarah.
Isikan 'S' untuk Software (XON/XOFF) alur kontrol, atau 'H' untuk
Hardware (CTS/RTS) alur kontrol. Biasanya, yang digunakan adalah 'S'.
Digunakan
pada jenis printer serial, the Parity can be specified. Pilihannya
adalah: 'E' (Even), 'O' (Odd) atau 'N' (None). Jika tidak ada pilhan,
Anda bisa memilih 'N'.
Digunakan
pada jenis printer serial, angka dari databit yang digunakan adalah
khusus. Pilihan angka meliputi: '5', '6', '7' dan '8'. Jika tidak ada
pilhan atau bingung, anda bisa memilih angka '8'.
Merupakan
device printer kedua.
Merupakan
jenis printer kedua.
Port
tcp/ip yang digunakan pada printer kedua.
Baud
rate pada printer kedua (serial).
Jalur
kontrol printer kedua (serial).
Parity
pada printer kedua (serial).
Data
bits / kecepatan data pada printer kedua (serial).
Nama
device printer ketiga.
Jenis
printer ketiga.
Port
tcp/ip pada printer ketiga.
Baud
rate pada printer ketiga (serial).
Jalur
kontrol pada printer ketiga (serial).
Parity
pada printer ketiga (serial).
Data
bits / kecepatan data pada printer ketiga (serial).
Untuk
jelasnya, Anda bisa melihat isi dari file lts.conf secara lengkap,
sebagai berikut:
#
# Config file for the Linux Terminal Server Project (www.ltsp.org)
#
[Default]
SERVER = 192.168.0.254
XSERVER = auto
X_MOUSE_PROTOCOL = "PS/2"
X_MOUSE_DEVICE = "/dev/psaux"
X_MOUSE_RESOLUTION = 400
X_MOUSE_BUTTONS = 3
USE_XFS = N
LOCAL_APPS = N
RUNLEVEL = 5
PRINTER_0_DEVICE = /dev/lpo
PRINTER_0_TYPE = P
PRINTER_0_PORT = 9100
PRINTER_0_SPEED = 9600
PRINTER_0_FLOWCTRL = S
PRINTER_0_PARITY = N
PRINTER_0_DATABITS = 8
PRINTER_1_DEVICE = /dev/lp1
PRINTER_1_TYPE = S
PRINTER_1_PORT = 9100
PRINTER_1_SPEED = 9600
PRINTER_1_FLOWCTRL = S
PRINTER_1_PARITY = N
PRINTER_1_DATABITS = 8
PRINTER_2_DEVICE = /dev/lp2
PRINTER_2_TYPE = S
PRINTER_2_PORT = 9100
PRINTER_2_SPEED = 9600
PRINTER_2_FLOWCTRL = S
PRINTER_2_PARITY = N
PRINTER_2_DATABITS = 8
[ws001]
USE_NFS_SWAP = Y
SWAPFILE_SIZE = 48m
RUNLEVEL = 5
[ws002]
XSERVER = XF86_SVGA
LOCAL_APPS = N
USE_NFS_SWAP = Y
SWAPFILE_SIZE = 64m
RUNLEVEL = 3
Jika Anda juga
memiliki printer yang menggunakan port USB, Anda bisa menambahkan
konfigurasi sebagai berikut:
[ws003]
MODULE_01 = usb-ohci
MODULE_02 = printer
PRINTER_3_DEVICE = /dev/usb/lp0
PRINTER_3_TYPE = S
Menyimpan hasil
pekerjaan.
Selanjutnya,
simpan hasil pekerjaan Anda dengan mengetikkan sintaks perintah
sebagai berikut:
[Esc]+[Shift][:]
Restart LTSP
Client.
Langkah
terakhir, Anda bisa melakukan restart Diskless Client Anda, agar
perubahan konfigurasi bisa dirasakan. Selamat mencoba.
R.
Kresno Aji (masaji@ai.co.id)