(1140 total kata pada text ini)
Pengasuh: Arie Zanahar dan Dicky Wahyu P.
Seputar LILO
a.Pertanyaan :
Komputer saya pas akan masuk ke sistem, yang keluar cuma tulisan LI (harusnya LILO, kan?). Bagaimana cara mengembalikan ke semula ?
Jawab:
Ada beberapa alasan LILO tidak berfungsi, antara lain hal itu dikarenakan Master Boot Record (MBR) terganggu alias rusak.
Penyebabnya : Bad sector, Defragment atau Scandisk nya Windows, Komputer mati mendadak / di-restart paksa (power off-power on), dan mungkin sebab-sebab lain.
Solusi :
§Boot dengan bootdisk nya Linux, masuk ke shell, jalankan #lilo dengan akses sebagai root atau superuser.
§Boot dengan bootdisk nya Windows / DOS, gunakan aplikasi yang namanya loadlin.exe, yang bisa ditemui di source Linux RedHat atau Mandrake directory dosutils atau directory kernels untuk Slackware. Selain itu Anda juga harus memiliki file kernel yang biasanya bernama vmlinux-versi. Anda menjalankannya seperti berikut :
C:> loadlin vmlinux-2.0.36 root=/dev/hda2
Setelah itu Anda akan memasuki Linux (misalnya berada di partisi /dev/hda2) lalu login sebagai root atau superuser, dan jalankan lilo.
b.Pertanyaan:
Saya tidak bisa boot ke Linux setelah menginstall Windows 95 di partisi yang lain. Kira-kira apa penyebabnya ? Dan bagaimana mengembalikan LILO?
Jawab:
Alasan dan Penyebab: LILO yang terekam pada MBR telah ditulis ulang (ditimpa) oleh Windows 9x. Karena MBR Windows 9x belum support Multi Operating System Booti, kita tidak bisa mengakses Linux yang sudah ada.
Solusi :
Boot dengan bootdisk Linux, masuk ke shell, jalankan #lilo dengan akses sebagai root atau superuser.
Gunakan aplikasi yang namanya loadlin.exe, yang bisa ditemui di source Linux RedHat atau Mandrake directory dosutils atau directory kernels untuk Slackware. Selain itu Anda juga harus memiliki file kernel yang biasanya bernama vmlinuz-versi. Anda menjalankannya seperti berikut :
C:> loadlin vmlinuz-2.0.36
Setelah itu Anda akan memasuki Linux, lalu login sebagai root atau superuser, dan jalankan lilo.
2.Partisi Harddisk
Pertanyaan:
Bagaimana mempartisi untuk Linux kalau partisi sudah penuh?
Jawab:
Solusi termudah adalah Anda menginstall aplikasi under Windows 9x yang namanya Partition Magic, terakhir adalah versi 5.0. Dengan Partition Magic, Anda dapat memadatkan harddisk yang berisi data dan aplikasi sehingga berada di bagian awal harddisk. Dengan demikian Anda
memiliki sisa atau free space di bagian akhir dari harddisk Anda. Bagian itulah yang kemudian di-?potong? oleh Partition Magic dan dapat dijadikan Free Partition dengan men-delete-nya atau menjadikannya partisi Linux.
Karena Partition Magic merupakan software yang tidak free, maka untuk menghemat dapat menggunakan solusi yang murah. Anda jalankan program Defragmentasi yang ada di Windows 9x, lalu partisi dengan program under-DOS: FIPS.EXE (yang ada di CD Linux pada direktori /dosutils).
3.Mengenai Fungsi Direktori di Linux
Pertanyaan:
a.Apa fungsi dari masing-masing directori yang ada di Linux ? ( /etc, /bin, dan lain-lain)
Jawab:
Saya akan coba menganalogikan fungsi dari directori yang ada di Linux dengan Windows 9x meskipun tidak dapat dikatakan sama persis.
/ : disebut juga root directori, seperti Windows/DOS kita mengenalnya dengan istilah main directory atau directori utama, C:, yang kemudian di dalamnya terdapat sub-sub directori.
/bin : berisi dengan aplikasi-aplikasi dasar Linux yang dapat diakses oleh semua user, di Windows kita mengenalnya dengan directori
C:WindowsCommand
/usr : directori yang memuat aplikasi, dokumentasi, konfigurasi aplikasi, library, source aplikasi Linux.
/usr/bin: berisi dengan aplikasi-aplikasi Linux yang dapat diakses oleh semua user, di Windows kita mengenalnya dengan directory C:Program Files
/etc : berisi dengan file-file konfigurasi sistem, di Windows dapat dianggap sebuah directory yang berisi file-file dengan extension .INI atau .CFG.
/opt : hampir sama fungsinya dengan /usr/bin
/sbin : berisi aplikasi-aplikasi dasar yang hanya dapat diakses oleh root atau superuser.
/usr/sbin: berisi aplikasi-aplikasi untuk administrasi sistem lebih jauh lagi, dan hanya bisa diakses oleh root atau superuser.
/boot : berisi file-file yang berhubungan dengan kernel, kalau di Windows kita akan melihat file-file tersebut sebagai MSDOS.SYS, IO.SYS dan COMMAND.COM
/dev : berisi file-file yang mewakili hardware-hardware, misal Paralel Port (LPT) yang biasanya untuk Printer /dev/lpt, soundcard /dev/dsp, harddisk IDE Primary Master /hda, dan lain-lain
/lib : berisi file-file library, kalau di Windows kita akan melihat sebuah directory yang berisi file-file dengan extension .DLL
/usr/doc: berisi file-file dokumentasi Linux dan aplikasinya.
4.Perbedaan antar Distribusi Linux
Pertanyaan:
Apa itu Linux distribution dan apa perbedaan antar distribusi Slackware, RedHat, Mandrake, SuSE dan yang lainnya?
Jawab:
1.Linux distribution adalah paket paket yang dikembangkan oleh para vendor. Karena sebenarnya apabila kita bicara "Linux", pada awalnya hanyalah kernel atau otak dari Sistem Operasi itu. Sebuah sistem operasi tidak dapat berjalan tanpa adanya aplikasi dan program tambahan yang sangat berguna untuk menjalankan komputer. Di sanalah istilah 'Distribution' muncul. Sebuah distribusi Linux, membuat satu paket terdiri dari 'kernel' dan berbagai macam program yang sangat berguna bagi kehandalan System Operasi itu. Dan juga cara-cara instalasi, buku manual maupun hal lain yang diberikan masing - masing distribusi itu sangat beragam.
2.Saat ini di Linux ada berbagai macam distribusi. Beberapa distro (nama lain yang sering di pakai orang) yang terkenal adalah:
SuSE
RedHat
Mandrake
Slackware
Debian
Caldera
Ada beberapa perbedaan pada distribusi Linux. Hal yang terpenting menurut pandangan saya adalah:
Program Instalasi. Untuk beberapa distibusi ada yang masih memakai instalasi secara text based, ada yang sudah GUI based.
Packaging System, atau sistem paket. Ada beberapa package system yang sangat populer yaitu RedHat, Mandrake dan SuSE dengan RPM, Debian dengan deb, dan Slackware dengan .tgz.
Lokasi file, seperti contoh, beberapa distribusi menaruh file di directori /usr, yang lain di /usr/local.
Program tambahan. Untuk beberapa distribusi hanya mempunyai 1 CD, tapi distribusi yang lain terdapat samapi 5-6 CD. Isi dari CD tersebut sebenarnya program tambahan baik yang Free maupun Commercial version.
5.Video Card
Pertanyaan:
VGA saya S3 Trio 3D / 2X tidak bisa jalan, saya sudah mencoba dengan menggunakan Xconfigurator dan XF86Setup, tetapi hasilnya Xwindow saya jalannya jadi sangat lambat. Distribusi yang saya pakai adalah RedHat 6.0. Apa yang harus saya lakukan?
Jawab:
Untuk VGA itu, Anda dapat mengupgrade XFree Anda minimal ke Xfree.3.3.5. Pada saat tulisan ini dibuat, Xfree sudah sampai release 3.3.6. Setelah itu Anda dapat menggunakan XF86Setup atau Xconfigurator untuk mengkonfigurasi X server Anda.
?Apabila Anda masih menemukan masalah seperti X server Anda jalannya lambat, Anda dapat mengedit (menambahan tulisan) pada file /etc/X11/XF86Config untuk RedHat.
Section "Device"
Identifier "My Video Card"
VendorName "Unknown"
BoardName "Unknown"
#VideoRam 8192
Clocks 25.18
EndSection
Anda tambahkan
ChipID 0x810a
VideoRam 8192
Menjadii:
Section "Device"
Identifier "My Video Card"
VendorName "Unknown"
BoardName "Unknown"
VideoRam 8192
ChipID 0x810a
Clocks 25.18
EndSection
Angka pada VideoRam tergantung dari besar memory VGA card Anda, apabila 8 Mb, maka pada video ram dijadikan 8192, kalau memory Anda 4
Mb, maka video ram dijadikan 4096.