Needs translation <b>[** Selamat Datang di **]</b> InfoLINUX

    Monthly Printed Linux Magazine : Home | Edisi Online | FAQ's |
 
Menu Utama
  • Home
  • Edisi Online
  • Milist Pembaca
  • Download
  • Ads Info
  • Agustus 2009



    Buku Baru
  • Hot ! Hot !













  • We Support IGOS Summit 2







  • Berlangganan ?
  • Home Delivery (new)
  • Tentang Kami
  • Pedoman Menulis Artikel


  • FAQ
  • Acara
    Seminar/Pameran

    Thursday, 26 August 2010


    Dari Redaksi
    (511 total kata pada text ini)
    Cetak Artikel ini



    Buat Apa Kenal Kernel?


    Kernel bukan barang aneh di dunia Linux. Semua pengguna Linux membutuhkannya, meskipun tidak ada keharusan memahami isi atau cara kerjanya. Kata “Linux” itu sendiri sebenarnya juga hanya nama sebuah kernel, yang pertama kali dibuat oleh Linus Torvalds. Sajian Utama edisi ini mengenalkan kernel kepada Anda dari sisi sejarah perkembangannya, bukan teknis pembuatan atau cara kompilasinya.

    Kernel adalah program inti sistem operasi Linux. Sebagai free software, source code atau kode sumber kernel tersedia bebas di Internet. Jumlah baris kode kernel saat ini sekitar 7 juta. Ini merupakan hasil kerja bareng para hacker yang luar biasa. Awalnya, kernel hanya berisi ribuan baris kode.

    Ukuran file source code kernel terbaru saat ini sekitar 40 MB. Kami selalu menyertakan source code kernel terbaru dalam DVD setiap edisi InfoLINUX, untuk memudahkan Anda yang ingin mengompilasi atau sekadar melihat isinya. Kami juga sering menyertakan kernel dalam bentuk binary lengkap dengan modul-modulnya, untuk beberapa distro Linux besar seperti Fedora, Mandriva, SUSE, dan Ubuntu.

    Jika Anda tidak berminat mengompilasi sendiri source code kernel menjadi binary, Anda cukup menginstal kernel binary yang sesuai dengan distro Linux yang Anda gunakan. Update kernel ini pun bukan keharusan, karena sangat tergantung kebutuhan Anda.

    Sekadar contoh, Anda akan merasa perlu meng-update atau mengganti kernel jika kernel baru itu lebih sesuai dengan perangkat keras komputer Anda. Contoh lain, update atau patch kernel bisa jadi mendesak Anda lakukan, jika ditemukan bug (kesalahan) atau security hole (lubang keamanan) pada kernel yang sedang Anda gunakan.

    Salah satu keistimewaan sistem operasi Linux adalah banyaknya pilihan. Pilihan itu tidak hanya berupa distro, lingkungan desktop, atau aplikasi, tapi juga kernel yang akan digunakan bersama distro itu. Sebagai pengguna awam, Anda dapat menerima apa pun kernel yang terinstal dari distro Anda. Anda juga dapat memilih kernel lain yang disediakan pembuat distro, atau kernel yang dibuat pihak lain untuk distro itu. Bahkan Anda dapat mengompilasi sendiri dari kernel vanilla yang masih asli dari versi rilisnya, yang belum dimodifikasi oleh siapa pun.

    Kompilasi kernel memang bukan pekerjaan yang sangat mudah, namun kompilasi tidak mengharuskan Anda jago bahasa pemrograman. Akan ada kepuasan tersendiri jika Anda menggunakan kernel hasil kompilasi Anda.


    (c)2001 Pt. Infolinux Media Utama
    powered by PHPNuke