(511 total kata pada text ini)
Buat
Apa Kenal Kernel?
Kernel
bukan barang aneh di dunia Linux. Semua pengguna Linux
membutuhkannya, meskipun tidak ada keharusan memahami isi atau cara
kerjanya. Kata “Linux” itu sendiri sebenarnya juga hanya nama
sebuah kernel, yang pertama kali dibuat oleh Linus Torvalds. Sajian
Utama edisi ini mengenalkan kernel kepada Anda dari sisi sejarah
perkembangannya, bukan teknis pembuatan atau cara kompilasinya.
Kernel
adalah program inti sistem operasi Linux. Sebagai free software,
source code atau kode sumber kernel tersedia bebas di
Internet. Jumlah baris kode kernel saat ini sekitar 7 juta. Ini
merupakan hasil kerja bareng para hacker yang luar biasa. Awalnya,
kernel hanya berisi ribuan baris kode.
Ukuran
file source code kernel terbaru saat ini sekitar 40 MB. Kami selalu
menyertakan source code kernel terbaru dalam DVD setiap edisi
InfoLINUX, untuk memudahkan Anda yang ingin mengompilasi atau sekadar
melihat isinya. Kami juga sering menyertakan kernel dalam bentuk
binary lengkap dengan modul-modulnya, untuk beberapa distro Linux
besar seperti Fedora, Mandriva, SUSE, dan Ubuntu.
Jika
Anda tidak berminat mengompilasi sendiri source code kernel menjadi
binary, Anda cukup menginstal kernel binary yang sesuai dengan distro
Linux yang Anda gunakan. Update kernel ini pun bukan keharusan,
karena sangat tergantung kebutuhan Anda.
Sekadar
contoh, Anda akan merasa perlu meng-update atau mengganti kernel jika
kernel baru itu lebih sesuai dengan perangkat keras komputer Anda.
Contoh lain, update atau patch kernel bisa jadi mendesak Anda
lakukan, jika ditemukan bug (kesalahan) atau security hole
(lubang keamanan) pada kernel yang sedang Anda gunakan.
Salah
satu keistimewaan sistem operasi Linux adalah banyaknya pilihan.
Pilihan itu tidak hanya berupa distro, lingkungan desktop, atau
aplikasi, tapi juga kernel yang akan digunakan bersama distro itu.
Sebagai pengguna awam, Anda dapat menerima apa pun kernel yang
terinstal dari distro Anda. Anda juga dapat memilih kernel lain yang
disediakan pembuat distro, atau kernel yang dibuat pihak lain untuk
distro itu. Bahkan Anda dapat mengompilasi sendiri dari kernel
vanilla yang masih asli dari versi rilisnya, yang belum dimodifikasi
oleh siapa pun.
Kompilasi
kernel memang bukan pekerjaan yang sangat mudah, namun kompilasi
tidak mengharuskan Anda jago bahasa pemrograman. Akan ada kepuasan
tersendiri jika Anda menggunakan kernel hasil kompilasi Anda.